Bahasa Inggris

Past Future Tense

Past Future Tense 1
Ditulis oleh Feby

Sebelum masuk ke pembahasan past future tense, Eduteam ingin mengulang sedikit mengenai simple past tense dan simple future tense yang merupakan pembentuk dari tenses yang akan kita bahas lebih lanjut ini. Simple past tense digunakan untuk membicarakan suatu kejadian yang terjadi di masa lampau dan berakhir pula di masa lampau dalam waktu yang spesifik. Kalimat dalam simple past tense ditandai dengan kata kerja kedua (verb2) yang menunjukkan waktu lampau. Salah satu ciri-ciri kalimat tersebut merupakan simple past tense adalah penggunaan verb 2 pada kalimat positifnya. Nah, kalau untuk simple future tense, merupakan tenses untuk menjelaskan suatu peristiwa yang belum mulai dan akan terjadi di masa yang akan datang. Kalimat pada simple future tense dapat ditandai dengan penggunaan kata will, shall, dan going to. Simple future tense juga digunakan untuk menyatakan suatu prediksi atau keinginan.

Edufriends bisa baca lebih lanjut simple past tense di sini, dan untuk simple future tense klik di sini. Kita lanjut ke pembahasan utama yuk!

Pengertian Past Future Tense

Past future tense merupakan tenses yang menjelaskan peristiwa di masa depan dari perspektif di masa lalu. Misalnya, i would come to Nina’s birthday. Pada would come menerangkan aksi (berupa janji untuk datang) pada masa lalu yang akan terjadi di masa depan yaitu ulang tahunnya Nina. Past future tense dapat digunakan untuk menyatakan suatu kejadian yang akan dilakukan, membuat prediksi dan membuat janji di masa depan pada saat berada di masa lalu.

Rumus Past Future Tense

Past future tense memiliki dua bentuk yang berbeda. Pertama, merupakan bentuk lampau modals shall/will sehingga penggunaan pada past future tense menjadi should/would. Kedua merupakan bentuk lampau dari kata kerja bantu “be” yaitu am, is, are menjadi was, were dan ditambah going to.

+

S + would/should + V1
S + was/were + going to + V1

-

S + would/should + not + V1
S + was/were + not + going to + V1

?

would/should + S + V1 + ?
was/were + S + going to + V1 + ?

Notes:

would+not dapat disingkat menjadi wouldn’t, begitu juga dengan should+not dapat disingkat menjadi shouldn’t.

Contoh kalimat:

I would buy pizza for you (Saya akan membelikan pizza untukmu)
I would not buy pizza for you (Saya tidak akan membelikan pizza untukmu)
would i buy pizza for you? (Akankah saya membelikanmu pizza?)

They were going to visit me (Mereka akan mengunjungi saya)
They were not going to visit me (Mereka tidak akan mengunjungi saya) > tidak akan disini konteksnya bisa menjadi tidak jadi
Were they going to visit me? (Akankah mereka mengunjungi saya?)

Masing-masing contoh di atas memiliki konteks berupa aksi atau niat yang dilakukan di waktu lampau untuk peristiwa di masa depan.

Penggunaan Past Future Tense

1. Menyatakan suatu peristiwa yang akan terjadi pada waktu yang akan sudah terjadi di masa lampau.
Contoh:
I should go to Semarang last year (Saya akan pergi ke Semarang tahun yang lalu)

2. Menyatakan suatu peristiwa, tindakan, dan perbuatan yang menjadi suatu kebiasaan.
Contoh:
I would sit here for a long time (Saya akan duduk di sini untuk beberapa waktu)

3. Menyatakan suatu peristiwa, tindakan, dan perbuatan yang menjadi suatu keharusan.
Contoh:
We should obey the rules (Kami harus mematuhi peraturan)

Time Signal (Keterangan Waktu)

Cara untuk mengetahui kalimat yang sedang dibicarakan menggunakan tenses apa, dapat dikenali dengan melihat konteks serta keterangan waktu yang digunakan. Biasanya past future tense menggunakan keterangan waktu sebagai berikut:

Yesterday : Kemarin

Last week : Pekan lalu

Last month : Bulan lalu

Last year : Tahun lalu

The next day : Keesokan harinya

The day before : Sebelum hari ini

The week before : Minggu sebelumnya

The month before : Bulan sebelumnya

Contoh Kalimat Past Future Tense

You would meet him if you knew about him (Kamu akan bertemu dengan dia jika kamu mengenalnya)

They were not going to go to the party (Mereka akan pergi ke pesta)

I thought that he would forgive you for making a mistakes (Saya pikir dia akan memaafkanmu atas kesalahanmu)

I already told her that when she arrived, we would watch movie together (Saya sudah menceritakan padanya ketika dia tiba, kita akan menonton film bersama)

I knew he would make a dinner (Saya tahu dia akan membuat makan malam)

He told me he was going to Manila (Dia menceritakan padaku dia akan pergi ke Manila)

I would not angry if you say the truth (Saya tidak akan marah jika kamu berkata yang sebenarnya)

Were they going to pick me up? (Akankah mereka menjemputku)

Would your mom believe you? (Akankah ibumu mempercayaimu?)

Dina would finish her study in an hour (Dina akan menyelesaikan pelajarannya sebentar lagi)

Contoh Soal Past Future Tense

1. i … come late to your party tonight

A. will

B. would

C. am

D. was

Pembahasan : to your party tonight merupakan kalimat yang akan terjadi di masa mendatang, sedangkan konteks pembicaraannya berada di masa lampau. Jadi kata yang digunakan adalah would karena I memprediksi bahwa ia akan datang terlambat.

2. Jasmine … going to give you a present

A. is

B. has

C. was

D were

Pembahasan : Kalimat tersebut berada dalam konteks past future tense. Jasmine merupakan subject she sehingga menggunakan to be “was. Jadi jawabannya adalah C.

3. My Dad told me that he would … on time

A. come

B. came

C. comes

D. comed

Pembahasan : Past future tense menggunakan rumus S + would/should + V1, dari pilihan ganda di atas yang sesuai dengan rumus adalah yang A.

4. Dani told me that he was going to … pizza

A. bought

B. buyed

C. buy

D. buys

Pembahasan : terdapat 2 bentuk rumus pada past future tense, selain S + would/should + V1, juga bisa menggunakan S + was/were + going to + V1, dari pilihan ganda di atas yang sesuai dengan rumus adalah yang C.

5. My Mom … me a cake

A. were going to buy

B. will going to buy

C. would buy

D. would buys

Pembahasan : berdasarkan pilihan ganda, kalimat yang tepat untuk melengkapinya adalah would buy karena pada past future tense susunan kalimatnya adalah S + should/would + V1. Sedangkan pilihan lainnya tidak sesuai dengan pola kalimat tenses manapun.

Bagaimana Edufriends, cukup mudah untuk dipahami kan? kalau masih bingung it’s okay karena artinya kamu sedang belajar. Jadi, yang perlu dipahami dari kalimat past future tense adalah bahwa kalimat ini menyatakan sebuah kejadian di masa mendatang dari perspektif di masa lalu. Misalnya Ayah berjanji akan membelikan saya handphone baru, dalam kalimat tersebut niat ayah sudah dilakukan tetapi peristiwa sebenarnya belum terjadi. Sehingga digunakanlah tenses past future. Ciri-cirinya adalah penggunaan would/should + bare infinitive (verb yang tidak diikuti oleh “to). Supaya Edufriends makin lancar, langsung aja yuk ke edutore.com dan kerjakan latihan soal Bahasa Inggris yang serupa. Selamat belajar!